Minggu, 23 Februari 2014

Download Full Album Sholawat Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf

Assalamu ‘alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh...

Bagi Para Muhibbin yang ingin memiliki koleksi MP3 Qosidah dan Sholawat Habibana Syech bin Abdul Qodir Assegaf, bisa mendapatkannnya dg mendownload pada link yang tersedia di bawah ini. Maksud saya memposting link download ini sekedar ingin membantu mengenalkan Qosidah-Qosidah yang dibawakan oleh Al-Habib Syech, dengan alasan mungkin ada sebagian dari saudara kita yang jauh yang sulit menjumpai CD Originalnya, atau juga saudara kita yang kurang mampu dalam rezeki tetapi mempunyai semangat ingin mendengarkan Qosidah-Qosidah ini.

Untuk mendownloadnya, silahkan klik pada judul yang diinginkan:



VOLUME 1:


1.      Allohu Alloh
2.      Ya Waridal Mustofa
3.      Antal Amin
5.      Da’uni

Download Ebook Wirdul Lathif

Wirdul Lathif adalah sebuah kumpulan doa-doa yang bersumber dari hadits-hadits Nabi SAW yang disusun oleh Al-Imam Al-Qutb Al-Habib Abdullah bin Alwi Al-Haddad. Beliau (Al Imam Abdullah bin Alwi Alhaddad) adalah seorang pakar hadits termasyhur dan telah mencapai gelar Hujjatul Islam, dan gelar Hujjatul Islam hanya diberikan pada mereka yang telah hafal 300.000 hadits berikut sanad dan hukum matannya.




Download Ebook


Allahumma Shalli ‘ala Ruuhi Sayyidina Muhammadin fil arwah, wa ‘ala jasadihi fil ajsad, wa ‘ala qabrihi fil qubur, wa’ala alihi wa shahbihi wasallim.

Download Qasidah Majelis Rasulullah SAW

Qasidah Majelis Rasulullah SAW






Download Ebook Kenalilah Akidahmu (Al-Habib Munzir Al-Musawa)

Sebuah buku yang ditulis oleh Shulthanul Quluub, Ad-Da'i Ilallah Al-'Alim Al-'Allamah Al-'Arif Billah Al-Habib Mundzir bin Fuad Al-Musawa (Allahu Yarham). Berisi penjelasan tentang akidah-akidah ahlussunnah wal jamaah yang harus kita ketahui dan kita pegang teguh.





Baca E-Book



Allahumma Shalli ‘ala Ruuhi Sayyidina Muhammadin fil arwah, wa ‘ala jasadihi fil ajsad, wa ‘ala qabrihi fil qubur, wa’ala alihi wa shahbihi wasallim.

Download As-Syamail Al-Muhammadiyyah (Kepribadian dan Budi Pekerti Rasulullah SAW)




Sebuah Buku yang menjelaskan tentang kepribadian dan budi pekerti teladan sejati pemimpin dunia-akhirat, Sayyidina Muhammad SAW.


Semua menjelaskan tentang Rasulullah SAW, dari ciri-ciri pribadi hingga akhlak dan ibadah beliau, agar semua dapat mengetahui perangai pemimpin yang paling baik akhlaq dan ibadahnya.

Download E-Book


Allahumma Shalli ‘ala Ruuhi Sayyidina Muhammadin fil arwah, wa ‘ala jasadihi fil ajsad, wa ‘ala qabrihi fil qubur, wa’ala alihi wa shahbihi wasallim.

Ada Apa Dengan Bid'ah???

PERSOALAN BID’AH

Bid'ah dalam bahasa berarti sesuatu yang diadakan tanpa ada contoh sebelumnya. Dalam pengertian syara' adalah sesuatu yang baru yang tidak terdapat secara eksplisit (tertulis) dalam al Qur'an maupun hadits.

Menurut al-Imam Abu Muhammad ‘Izzudin bin Abdisalam, “Bid’ah adalah mengerjakan sesuatu yang tidak dikenal (terjadi) pada masa Rasulullah saw.” (Qawa’id al Ahkam fi Mushalih al-Anam, Juz II, hal 172)

Sebagian besar ulama membagi Bid’ah menjadi lima bagian:

Rumus Dasar Hadroh Al-Banjari

Pada dasarnya ada dua jenis pukulan Hadroh Al-Banjari, yaitu Pukulan Nikahi dan Pukulan Nganaki:

NIKAHI (Rumus A):

D(T. D D D. TD)
TT T T. TT T D. DD D D. DD D D.
TT TT D TT T T. TT TT D TT T D.
T T T. TT TT. (TT TT D TT T D)D TT TT D TT T D



NGANAKI (Rumus B):

D TT. (DD D T. TD T T)
TT T T. TD D D. DD D D. DD T T
TT D T TD TT. TT D T TD.
T. T T TT. T T(TT. TT D T. TD)DT. TT D T. TD



Keterangan :
D adalah pukulan Dug (posisi pukulan telapak tangan agak ke tengah rebana)
T adalah pukulan Tek (posisi pukulan telapak tangan agak ke pinggir rebana)



Rumus di atas adalah rumus dasar (belum diterapkan pada lagu), apabila akan diterapkan pada lagu maka rumus tersebut diketuk dengan mengikuti panjang pendeknya lagu, dengan cara dikurangi atau ditambah. Ketentuannya, untuk rumus yang perlu ditambah atau dikurangi adalah pada ketukan yang ada pada tanda kurung dimasing-masing jenis pukulan.





Allahumma Shalli ‘ala Ruuhi Sayyidina Muhammadin fil arwah, wa ‘ala jasadihi fil ajsad, wa ‘ala qabrihi fil qubur, wa’ala alihi wa shahbihi wasallim.

Jumat, 21 Februari 2014

Mengenal Salafi-Wahabi

SEKILAS TENTANG SALAFI – WAHABI

Salafi atau Salafiyah adalah sebutan untuk kelompok atau paham keagamaan yang dinisbatkan kepada Ahmad Taqiyuddin Ibnu Taimiyah ( 661 H-728 H) atau yang sering dikenal dengan panggilan Ibnu Taimiyah. Salafi atau Salafiyah itu sering dipahami sebagai gerakan untuk kembali kepada al-Qur'an dan Sunnah Rasulullah SAW beserta para Sahabat beliau.

Wahabi atau Wahabiyah adalah sebutan untuk kelompok atau paham keagamaan yang dinisbatkan kepada pelopornya yang bernama Muhammad bin Abdul Wahab (1702 M-1787 M / 1115 H-1206 H). Sedangkan para pengikut Wahabi menamakan diri mereka dengan al-Muwahhiduun (orang-orang yang mentauhidkan Allah), meskipun sebagian mereka juga mengakui sebutan Wahabi.

Minggu, 16 Februari 2014

Manaqib Al-Faqih Al-Muqaddam Al-Imam Muhammad Bin Ali Ba’alawy

Beliau adalah Sayyidina Al-Faqih Al-Muqaddam Al-Imam Muhammad bin Ali bin Muhammad Shahib Mirbath bin Ali bin Alwi bin Muhammad bin Alwi bin Ubaidullah bin Al- Imam Al Muhajir Ahmad bin Isa bin Muhammad An-Naqib bin Al-Imam Ali Al-Uraidhi bin Ja’far As-Shadiq bin Al-Imam Muhammad Al-Baqir bin Al-Imam Ali Zainal Abidin bin Imam Hussein As-Sibthi bin Imam Ali bin Abi Thalib suami Sayyidah Al-Batul Fatimah Az-Zahra binti Rasullullah Muhammad saw. 

Imam Muhammad bin Ali dilahirkan di kota Tarim pada tahun 574 H, beliau anak laki satu-satunya dari Imam Ali bin Muhammad Shahib Mirbath yang menurunkan 75 leluhur kaum Alawiyin, sedangkan Imam Alwi bin Muhammad Shahib Marbath menurunkan 16 leluhur Alawiyin, termasuk di antaranya yang dikenal sebagai walisongo, di tanah Jawa, Indonesia. Sayyid Muhammad bin Ali yang terkenal dengan nama al-Faqih al-Muqaddam ialah poros sesepuh semua kaum Alawiyin.

Senin, 10 Februari 2014

Peringatan Maulid Nabi, Bid'ah-kah???



Sejarah Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW
Peringatan Maulid Nabi, dalam konteks Indonesia dilestarikan oleh muslim Indonesia, khususnya Nahdliyyin pada bulan Rabi'ul Awwal, apalagi setelah diberlakukannya tanggal 12 Rabi'ul Awwal sebagai Hari Libur Nasional yang sejajar dengan hari besar lainnya, seperti yang tercatat di dalam kalender pemerintah Indonesia. Bahkan saat ini peringatan tersebut dirayakan di berbagai instansi, baik pemerintahan maupun swasta, dengan aneka ragam acara, mulai dari pagelaran budaya masing-masing daerah yang bernuansa Islami sampai pada pengajian yang berisi mau'idlah hasanah tentang sejarah tauladan Nabi Muhammad sebagai acara inti. ( Landasan Amaliyah NU, hlm. 98 ).

* يَا رَبِّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّد * وَافْتَحْ مِنَ الْخَيْرِ كُلَّ مُغْلَق *


“Cintailah Allah karena nikmat yang dianugerahkan-Nya kepadamu.
Cintailah aku (Muhammad) karena kecintaanmu kepada Allah.
Dan cintailah keluargaku karena kecintaanmu kepadaku.”
(HR Turmudzi).